Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Sundang Majapahit

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Sundang Majapahit 3

Bila Anda belajar mengenai sejarah Nuswantara dari para leluhur, pasti Anda pernah mendengar tentang sundang. Sundang merupakan suatu istilah untuk penyebutan salah satu jenis bela diri khusus angkatan laut. Yohanes Chandra Ekajaya sebagai seorang pecinta sejarah, bangsa, dan negara Indonesia, ingin mempelajari seni bela diri khusus angkatan laut tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Sundang Majapahit 2
Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa masa-masa kejayaan Nuswantara sudah mendekati titik waktunya untuk bangkit kembali. Tentu saja sebagai orang yang dilahirkan di wilayah pesisir ia sangat mencintai dunia bahari dan maritim. Oleh sebab itu pria kelahiran Pati ini hendak memperkuat dan memperkokoh angkatan laut Nuswantara di masa depan dengan seni bela diri sundangnya.

Negara Indonesia saat ini merupakan kumpulan atau bekas dari kerajaan-kerajaan besar Nuswantara di masa lalu. Dimana terdapat lebih kurang 17 ribu pulau yang terpisah dan semuanya disatukan oleh laut atau samudera. Yohanes Chandra Ekajaya mengerti betul bahwa dirinya memang sudah dipersiapkan oleh keduanya untuk menjadi salah satu punggawa penjaga lautan Nuswantara di masa depan.

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Sundang Majapahit 1
Sejak kecil Yohanes Chandra Ekajaya sudah dibekali ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dari orang tuanya tentang laut. Tidak lupa ia pun dibekali ilmu astronomi. Sebab menurut kedua orang tuanya, seorang pelaut wajib mengusai beberapa disiplin ilmu yang berbeda. Disiplin ilmu tersebut adalah samudera, perbintangan atau angkasa, dan pertanian atau darat.

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Sundang Majapahit 3
Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, itulah yang menyebabkan angkatan laut atau punggawa wilayah laut kerajaan Nuswantara sangat disegani di seluruh dunia. Bahkan banyak catatan dari kerajaan-kerajaan kuno luar negeri yang menyatakan bahwa kebesaran dan kejayaan punggawa laut Nuswantara tidak bisa ditandingi oleh kerajaan mana pun.

Catatan sejarah menyebutkan, dan Yohanes Chandra Ekajaya menambahkan bahwa istilah kapal induk vreegard milik Amerika Serikat sebenarnya berasal dari Bahasa Sansekerta. Istilah tersebut pun pernah digunakan oleh imperium Majapahit dalam menamai kapal induknya. Tentu saja dengan ejaan yang sedikit berbeda. Intinya ini membuktikan bahwa pengaruh kebesaran dan kejayaan Nuswantara sudah menyebar ke seluruh dunia sejak berabad-abad yang lampau.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*