Siap-siap, Full Day School Akan Segera Diterapkan

Siap-siap, Full Day School Akan Segera DiterapkanSiap-siap, Full Day School Akan Segera DiterapkanSiap-siap, Full Day School Akan Segera Diterapkan
Siap-siap, Full Day School Akan Segera Diterapkan
Siap-siap, Full Day School Akan Segera DiterapkanSiap-siap, Full Day School Akan Segera DiterapkanSiap-siap, Full Day School Akan Segera Diterapkan
Siap-siap, Full Day School Akan Segera Diterapkan

Wacana penerapan Full Day School sempat menuai pro kontra, tapi kini hal itu justru terwujud dan sebentar lagi akansegera di terapkan di sekolah di seluruh Indonesia.

Walau begitu, belum semua sekolah di Indonesia akan mencicipi pemberlakuan rule baru ini secara serentak. Bagi sekolah yang sudah memiliki akomodasi sarana dan prasana yang sudah memadai maka akan di daulat menjadi pilot dari project tersebut.

Seperti yang dikatakan  Basmen Nainggolan selaku Kabid Pendidikan SMK dan Perguruan Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim kepada Johanes Chandra Ekajaya bahwa kebijakan itu akan menjadi salah satu cara menanggulangi permasalah Indonesia khusunya pada bidang pendidikan yang semakin sini semakin merosot.

Hal itu bisa kita lihat dari kenakalan remaja yang semakin memperihatinkan, dengan menggunakan skema FDS maka di pastikan waktu mengajar guru akan lebih efektif lagi.

“Skema FDS hanya akan diterapkan pada sekolah yang dianggap mampu. Sebenarnya sistem ini hampir sama seperti kurikulum 2013 lalu,” kata Basmen kepada Chandra Ekajaya.

Project Full Day School ini akan dimulai dari pemetaan sarana dan prasarana baik itu untuk duu dan anak didik, seperti buku, hingga merevitalisasi pendidikan di jenjang SMK.

Dilihat dari lapangan, ternyata banyak sekali lulusan SMK yang belum mampu bekerja sesuai dengan jurusan yang dia ambil ketika sekolah,d engan begitu maka banyak diantara mereka yang tidak mampu mengimplementasikan keahliannya pada pekerjaannya, sehingga tak heran jika lulusan SMK banyak yang menganggur. Padahal harusnya lulusan SMK harus siap untuk bekerja ke lapangan kerja.

“Beberapa guru yang tidak memiliki jam untuk mengajar, maka akan dialihkan kepada mata pelajaran yang linear. Dengan adanya skema FDS inilah maka sistem mengajar guru akan tetap mencapai 24 jam perminggu. Setidaknya ini bukan menjadi alasa kesulitan untuk mendapatkan sertifikasi,” tambah Basmen kepada Chandra Ekajaya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*