Pengusaha Yohanes Eka Chandra Melestarikan Batik

batieek yohanes eka chandra

batieek yohanes eka chandra

Pada tanggal 2 Oktober 2009 UNESCO (Badan Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB) telah menetapkan batik Indonesia sebagai heritage dunia. Batik memang salah satu warisan budaya nenek moyang yang sangat tinggi cita rasa artistiknya. Makanya sangat wajar jika batik dikukuhkan sebagai warisan kebudayaan dunia. Pengusaha Yohanes Eka Chandra pun juga sangat mengagumi karya dan warisan nenek moyang tersebut, sehingga ia pun mempunyai komitmen untuk melestarikan batik.

Pengusaha Yohanes Eka Chandra menggelar berbagai sarasehan dan seminar untuk menjelaskan tentang makna-makna simbolik dan filosofi serta semangat yang terkandung dalam batik-batik Nuswantara. Selain seminar dan sarasehan, tentu saja pelatihan, pembinaan, dan workshop menjadi program nyata untuk menjaga dan melestarikan batik di Indonesia.

Sasaran dari program pembinaan, pelatihan, dan edukasi produksi batik ini adalah masyarakat yang berpenghasilan rendah. Pengusaha Yohanes Eka Chandra menggandeng masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk berwirausaha dengan melestarikan batik-batik warisan leluhur. Dengan pasar yang sudah tersedia, para calon wirausahawan tersebut dapat membuat batik tanpa perlu memikirkan strategi pemasarannya.

Tetapi Yohanes Eka Chandra juga mengatakan bahwa nanti setelah setahun atau dua tahun, para wirausahawan muda tersebut harus bisa memasarkan batik-batik produksinya sendiri supaya mereka mandiri. Ia sangat mengerti dan memahami bahwa para pengrajin batik tidak hanya membutuhkan modal, tetapi mereka juga membutuhkan dukungan dalam bidang pemberdayaan. Sehingga usaha mereka pun akan lebih terkontrol dan bisa diarahkan untuk lebih berkembang dan maju.

Selain memberikan pelatihan dan pemberdayaan, pengusaha Yohanes Eka Chandra juga memberikan pelatihan tentang keuangan, terutama pengelolaan keuangan. Mereka pun juga diajarkan untuk menyusun anggaran dan menyisihkan simpanan untuk dana-dana yang terduga. Ia pun juga memberikan pengarahan bahwa ke depannya penjualan batik akan dilakukan secara e-commerce sehingga para pengrajin batik bisa menjual produknya secara online.

Program yang dicanangkan oleh Yohanes Eka Chandra disambut dengan sangat positif oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan para pengrajin batik. Makanya mereka sangat aktif dalam mengikuti pelatihan supaya bisnis mereka berkembang dan maju.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*