Mengenal Surstromming Bersama Yohanes Chandra Ekajaya

Mengenal Surstromming Bersama Yohanes Chandra Ekajaya

Mengenal Surstromming Bersama Yohanes Chandra Ekajaya

Jalan-jalan di Negeri Swedia, Yohanes Chandra Ekajaya menemukan sebuah makanan tradisional khas negeri tersebut. Berbahan baku ikan, makanan tersebut menjadi primadona bagi masyarakat Swedia, disamping memiliki sejarah panjang bagi masyarakat Swedia sendiri. Nah, itulah Surstromming. Berasal dari ikan pilihan yaitu ikan herring Baltik mentah yang difermentasikan ini memang dikenal memiliki bau yang sangat menyengat. Secara ilmiah, bau tersebut diproduksi dari gas Hidrogen Sulfida yang berasal dari hasil respirasi anaerob dalam proses fermentasi.

Sebelum menilai cita rasanya, Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan tentang sejarah dari makanan satu ini. Dimulai dari abad ke-16, sebuah perang berkecamuk antara Swedia dan Kota Lubeck karena dipicu oleh kompetisi di bidang perdagangan, khususnya di lautan. Dikarenakan perang tersebut, masyarakat Swedia kemudian mengawetkan ikan harring ke dalam sebuah drum hingga mengeluarkan bau busuk. Hal tersebut merupakan strategi yang dipilih oleh Swedia untuk mengurangi bencana kelaparan yang melanda Swedia di masa perang. Setelah dimasukkan dalam drum tersebut, ternyata ikan pun tidak busuk dan malah terfermentasi. Akhirnya, masyarakat Swedia melakukan fermentasi makanannya untuk meminimalisir kebutuhan pangan yang digunakan untuk menyimpan cadangan makanan semasa perang tengah berkecamuk.

Biasanya, surstromming dijual di toko atau beberapa supermarket yang tentunya telah ditampilkan dalam bentuk kemasan. Meskipun bagi orang diluar warga Swedia, makanan tersebut tampak menjijikkan. Namun, bagi orang Swedia sendiri, Surstromming merupakan salah satu kuliner yang nikmatnya luar biasa. Menurut cerita dari Yohanes Chandra Ekajaya, orang Swedia sendiri memakan Surstromming dengan mencampurnya dengan acara (timun dan bawang), kentang rebus, dan Yoghurt, lalu menggulungnya dengan sepotong roti tipis. Bagi Anda yang doyan berpetualang kuliner, Surstromming dikenal sebagai raja kuliner di Swedia. Meski aromanya kuat dan menyengat, Surstromming justru dijadikan sebagai pelengkap dalam sebuah acara menyambut tamu, dan sebagainya.

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa Swedia memiliki kuliner yang unik dan beragam. Perjalanan di Swedia tersebut, ternyata memiliki cerita dan sensasi dalam menyantapnya. Nah, siapa selanjutnya ingin mencoba?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*