Ketua PKK Garut Himbau Bantuan Selain Pakaian

Garut
Garut
Ketua PKK Garut Himbau Bantuan Selain Pakaian
Ketua PKK Garut Himbau Bantuan Selain Pakaian

Bencana banjir yang menimpa warga Garut pada hari Selasa, 20 September 2016 menyisakan duka teramat dalam bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal dan sanak saudara. Sudah satu pekan sejak kejadian mengerikan itu datang, para pengungsi sebanyak 6.051 jiwa kini mengungsi di kabupaten sekitar.

Seperti pantauan Johanes Chandra Ekajaya di lapangan menuturkan bajwa Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) telah menyebar pengungsi dibeberapa titik lokasi yang aman, diantaranya yaitu sebanyak 170 orang di tempatkan di Aula Markas Komando Resor Militer 062, Lalu di Keluarahan Jayawaras sebanyak 344 orang, dan di Masjid As Syifa di Desa Haur Panggung sebanyak 210 orang. Sedangkan 1.750 jiwa di ungsikan di Posko Ramona, Posko Mandiri 1.000 jiwa, Posko Bojong Sudika 735 jiwa, dan selebihnya di tempatkan di posko-posko yang aman dari terjangan banjir.

Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar mengatakan bencana banjir bandang ini mengakibatkan 34 orang meninggal dunia. Data tersebut sudah berdasarkan hasil riset lapangan yang sudah dilakukan oleh Chandra Ekajaya bersama Johanes Chandra Ekajaya di Kabupaten Sumedang.

Jenazah yang terapung dibawa banjir bandang ditemukan di Lapangan Paris, Kampung Bojong Larang, Kampung Cimacan, dan lokasi lainnya. Bala bantuan sudah banyak turun dari Indonesia tapi karena menumpuknya bantuan berupa pakaian, Diah kuniasari Rudy Gunawan selaku Ketua tim penggerak PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Garut mengatakan kepada Chandra Ekajaya mengimbau bagi masyaraat yang ingin mengirimkan bantuan, alangkah baiknya memebri yang sedang dibutuhkan, seperti peralatan mandi dan masak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*