Hal-Hal yang Bisa Diambil Hikmahnya dari Demonstrasi 411 Yohanes Chandra Ekajaya

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko ada hikmahnya

hikmah J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Demonstrasi yang berlangsung pada 4 November 2016 kemarin masih menyisakan ketidakpuasan dan kekecewaan para demonstran hasil pengamatan Yohanes Chandra Ekajaya. Sebab harapan mereka untuk bertemu dengan Presiden Jokowi tidak terpenuhi. Seharusnya para demonstran tersebut bersyukur karena setidaknya masih bisa bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Adapun sebagai bahan evaluasi, inilah beberapa hal yang harus mereka ambil hikmahnya menurut Yohanes Chandra Ekajaya sebagai pembelajaran:

  1. Bila Ingin Bertemu Presiden Jokowi, Buatlah Janji

Presiden bukanlah jabatan yang ringan, santai dan bisa dijalankan seenak jidatnya. Presiden bisa dikatakan sebagai profesi paling berat dalam suatu negara. Maka sangat tidak mungkin bila seorang Presiden bisa ditemui secara dadakan. Oleh karena itu, bagi para demonstran bila ingin bertemu dengan Presiden Jokowi, maka sebelumnya bikinlah janji.

  1. Tahu Fungsi dan Peranan DPR

DPR merupakan singkatan dari Dewan Perwakilan Rakyat yang memiliki fungsi dan peranan sebagai legislatif. Artinya rakyat Indonesia seharusnya menyuarakan suaranya kepada legislatif atau DPR supaya disampaikan kepada pihak eksekutif, yaitu Presiden.

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko ada hikmahnya

  1. Belajar Manajemen Aksi

Demonstrasi merupakan salah satu bentuk aplikasi hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan gagasannya. Sebelum berdemonstasi biasanya dilakukan konsolidasi yang matang, supaya aksi demonstrasi tersebut tepat sasaran dan efektif. Sayangnya, demonstrasi kemarin chaos dan rusuh. Entah alasannya disusupi provokator, penumpang gelap, dan sebagainya, itu menunjukkan manajemen aksi yang sangat buruk.

  1. Rajin Berdoa, Rajin Belajar, Rajin Menabung, dan Rajin Menyiram Bunga

Rajin berdoa itu jelas. Sebab sila pertama dalam Pancasila menyentuh ranah religiusitas. Kemudian rajin belajar, tujuannya supaya pintar, cerdas, dan ceria. Lalu rajin menabung, biar mempunyai simpanan di hari tua. Terakhir adalah rajin menyiram bunga, supaya bunga yang disiram berkembang dan mekar, kemudian bisa diberikan kepada calon suami atau istri ketika melamar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*